Reptil-reptil raksasa bersayap yang hidup di zaman prasejarah





JAKARTA, SENIN - Reptil-reptil raksasa bersayap yang hidup di zaman prasejarah selama ini sering digambarkan dalam film-film sebagai peneror dari udara. Namun, kenyataannya mungkin tidak demikian dan lebih berbahaya saat di darat.Meski punya sayap, sebagian reptil raksasa yang hidup di zaman Dinosaurus lebih suka mencari mangsa di darat. Bahkan monster purba yang hidup antara 65-100 juta tahun lalu mungkin salah satu predator dinosaurus.Misalnya kelompok pterosaurus dari jenis azhdarhids yang memiliki bentangan sayap sekitar 10 meter. Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa hewan tersebut mungkin banak menghabiskan waktu di darat untuk memangsa seperti halnya burung bangau atau pelikan.Mark Witton dan Darren Naish dari Universitas Portsmouth, Inggris menyimpulkan hal tersebut setelah mempelajari fosil-fosil reptil bersayap dan menganalisis habitatnya. Sebelum melakukan penelitian ini mereka memang sudah berpendapat bahwa azhdarchids mungkin hidup di rawa.Namun, kenyataannya fosil-fosilnya ditemukan bersama dengan dinosaurus dan reptil purba lainnya yang hidup di darat. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka banyak menghabiskan waktu di daratan daripada di daerah basah, rawa, atau danau."Dan jika Anda melihat bagian-bagian anatominya, jelas bahwa mereka pejalan kaki yang andal," ujar Naish. Ia menggambarkan, tidak terbantahkan bahwa mereka penerbang yang baik, namun mereka mencari makan di darat, seperti halnya beberapa jenis burung yang hidup saat ini.Hewan yang tingginya mencapai 5 meter saat berdiri tegak dan dilengkapi paruh yang panjang dan tidak bergigi tentu sangat mudah memangsa hewan yang seukuran anjing. Seperti dilaporkan para peneliti dalam jurnal ilmiah online PLoS ONE, anak-anak dinosaurus mungkin salah satu menu kesukaannya saat itu.